Rabu, 3 Agustus 2022

Hari ini, Rabu pukul 08.00 WIB diadakan pelatihan pembuatan pupuk organik bersama Dinas Pertanian. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia yang memiliki pengaruh buruk pada kesuburan tanah. Adanya pelatihan ini diharapkan dapat membuat para petani berpindah menggunakan pupuk organik dan dapat meningkatkan kualitas kesuburan tanah serta kualitas panen.

Pupuk organik didefinisikan sebagai pupuk yang sebagian atau seluruhnya berasal dari tanaman atau hewan yang telah melalui proses rekayasa, dapat berbentuk padat atau cair yang digunakan mensuplai bahan organik untuk memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah. Pupuk organik yang dibuat adalah pupuk organik cair yang terbuat dari campuran bahan bahan organik seperti urine sapi, jahe, lengkuas, kunyit dsbg.

Pelatihan ini dihadiri oleh ketua Gapoktan, anggota Gapoktan serta diramaikan oleh mahasiswa KKN kelompok 135 UINSA Surabaya yang membantu dalam proses pelatihan tersebut. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan petani desa Padas bisa memperbaiki struktur tanah agar lebih baik sekaligus dapat mengembalikan sifat tanah, baik secara kimiawi, fisik, maupun biologis.

Share and Enjoy !

Shares