BUDIKDAMBER “BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER” BY TIM KKN 135 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA

BUDIKDAMBER “BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER” BY TIM KKN 135 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA

Selasa, 23 Agustus 2022

Seiring dengan perkembangan pembangunan, lahan untuk budidaya ikan dan berkebun semakin terbatas. Budikdamber atau singkatan dari Budidaya ikan dalam ember menjadi solusi bagi budidaya perikanan dan pertanian di lahan yang sempit dengan penggunaan air yang lebih hemat dan mudah untuk dilakukan karena media yang digunakan menjadi satu yaitu ember. Budikdamber merupakan inovasi baru yang diprakarsai oleh tim KKN 135 UIN Sunan Ampel Surabaya.

Dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN 135 UIN Sunan Ampel Surabaya terjun langsung untuk sosialisasi sekaligus praktek bersama ibu-ibu PKK desa Padas. Ikan dan sayuran yang digunakan dalam kegiatan budikdamber ini adalah ikan lele yang masih kecil dan sayuran sawi. Sistem kerja dari budikdamber ini adalah membudidayakan ikan dan sayuran dalam satu ember yang merupakan sistem akuaponik (polikultur ikan dan sayuran). Namun, perbedaannya adalah budikdamber tidak serumit akuaponik yang membutuhkan pompa dan filter, dan akhirnya membutuhkan listrik yang banyak. Dengan kegiatan budikdamber ini diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan lahan yang sempit untuk membudidayakan ikan dan sayuran dalam satu media dan menghemat tempat.

Share and Enjoy !

Shares
KEGIATAN SURVEY MAHASISWA KKN 135 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA DALAM MENJALANKAN PROGRAM KERJA DI DESA PADAS

KEGIATAN SURVEY MAHASISWA KKN 135 UIN SUNAN AMPEL SURABAYA DALAM MENJALANKAN PROGRAM KERJA DI DESA PADAS

Kamis, 21 Juli 2022

Mahasiswa UINSA kelompok KKN 135 melakukan survey terhadap beberapa warga Desa Padas yang memiliki peran penting dalam bidang tertentu. Mahasiswa UINSA kelompok KKN 135 mendatangi beberapa rumah seperti kediaman Bapak Rohman selaku Ketua Kelompok Tani Mulyo dusun Slumbung untuk mendapatkan informasi dari segi pertanian. Selain itu mahasiswa UINSA kelompok KKN 135 juga mendatangi kediaman Kepala Dusun di 3 Desa Padas untuk mendapatkan informasi tentang masalah atau problematika yang ada di Desa Padas.

Share and Enjoy !

Shares
Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Optimalkan Pengelolaan Website Desa, Diskominfo Latih Operator Desa Se-Kab. Ngawi

Sesuai dengan apa yang diamanahkan dalam Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintaan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Kabupaten Ngawi senantiasa meningkatkan penerapan SPBE atau E-Government ini. Salah satu wujud keseriusan tersebut Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ngawi menyelenggarakan Evaluasi Pengelolaan Website Desa se-Kabupaten Ngawi pada hari Rabu, 24 April 2019 mengambil tempat di Ngawi Command Centre Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Ngawi.

Acara dibuka oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Drs. Mas’ud, M.Si, M.Hum didampingi oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Drs. Sutrisno, M.Si. Dalam isi sambutannya, Mas’ud menyampaikan tentang perubahan yang ada khususnya dalam pengelolaan informasi dan komunikasi pada zaman ini. Membandingkan pengelolaan informasi pada masa sebelumnya, Mas’ud melihat betapa pentingnya penguasaan teknologi, khususnya internet dan web dalam menyebarluaskan informasi secara efektif dan efisien.

Berbeda pada kegiatan sebelumnyam, pada kesempatan ini turut diundang dan hadir adalah para Kaur Keuangan dari masing-masing Desa. Hal ini terkait dengan implementasi Transparansi Informasi Publik di masing-masing Desa yang direncanakan akan diintegrasikan dengan aplikasi berbasis mobile. Artinya, informasi tentang APBDesa tidak hanya bisa dikonsumsi melalui media fisik seperti Baliho, Poster dan semacamnya. Namun di era digital ini, informasi tentang APBDesa juga dapat disaksikan melalui Smartphone publik.

Untuk materi yang diberikan pada kegiatan ini antara lain pembuatan berita, pengelolaan peta desa dan manajemen konten melalui smartphone. Materi dipandu oleh Lorensius Anang, ST.,MT beserta Tim Relawan TIK Karesidenan Madiun. Lorensius Anang sendiri sehari-harinya adalah Dosen Fakultas Teknik di Universitas Widya Mandala Madiun. Sebagai salah satu pegiat Relawan TIK, Lorensius Anang tak henti-hentinya memotivasi peserta latih untuk semangat mengelola website desa masing-masing.

Kegiatan ini merupakan kegiatan kali kedua yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Ngawi bekerja sama dengan Relawa TIK (Karesidenan Madiun) yang diawali tepatmya pada tahun 2018 dengan melibatkan seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi sebagai peserta latih. Hasilnya, seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi telah memiliki website yang aktif dan dinamis meskipun bukan tanpa kendala. Mengingat kapasitas Ngawi Command Centre,  untuk menyasar seluruh Desa se-Kabupaten Ngawi (213 Desa, 4 Kelurahan) kegiatan ini berlangsung selama 7 hari dengan jadwal setiap harinya menghadirkan 2 hingga 3 Desa.

 

Share and Enjoy !

Shares